Ahli Surga Yang Terakhir

28 12 2010

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah mengabarkan kepada para sahabat kala itu tentang seorang laki-laki yang terakhir masuk Surga. Laki-laki itu berjalan dan kadang tersungkur di as-shirot, jembatan yang membentang menuju surga yang menghanguskan wajahnya.  Dalam keadaan yang seperti itu ia justru bersyukur karena ia merasa lebih baik keadaanya daripada disiksa di dalam  Neraka. Ia mengatakan, “Maha Suci Allah yang telah menyelamatkan aku darimu (Neraka)”. Ia juga berkata, “Sungguh aku telah mendapatkan sesuatu yang seorang pun sebelum dan sesudahku tidak mendapatkannya. Kemudian Allah memperlihatkan sebuah pohon kepadanya yang dibawahnya terdapat  air yang bisa digunakan untuk minum. Maka tatkala melihat pohon itu ia berkata, “Wahai Rabbku, dekatkanlah aku ke pohon itu, agar aku bisa berteduh dibawahnya dan bisa meminum airnya.” Lalu  Allah berkata kepadanya, “Wahai anak Adam, Aku khawatir apabila kuberikan  kepadamu, engkau akan meminta yang lainnya!” Laki-laki itu berkata,”Tidak wahai Rabbku!” Lalu ia berjanji kepada Allah tentang hal itu. Kemudian Allah mendekatkan pohon tersebut, sehingga ia bisa berteduh dan meminum airnya. Subhanallah ternyata Allah menunjukkan kepadanya sebuah pohon  yang lebih bagus dari yang sebelumnya. Melihat kenikmatan yang lebih bagus, laki-laki itu berkata kepada Allah, “Wahai Rabbku dekatkanlah aku ke pohon itu hingga aku bisa meminum  airnya dan bernaung dibawahnya!” Lalu Allah berkata kepadanya,”Wahai anak Adam bukankah engkau telah berjanji kepada-Ku untuk tidak meminta kepada-Ku yang lainnya?” Aku khawatir apabila Kuberikan kepadamu, maka  kamu akan meminta yang lainnya!” Lalu orang itu berkata, “Tidak wahai Rabbku!” Maka ia pun berjanji untu tidak meminta yang lainnya, maka Allah mengizinkannya, hingga Allah mendekatkannya dengan pohon itu.

Tak lama kemudian,……………

Allah memperlihatkan  kepadanya sebuah pohon yang lebih indah didekat pintu Surga. Lalu laki-laki itu berkata lagi,”Wahai Rabbku dekatkanlah aku ke pohon itu, sehingga aku bisa berteduh dan meminum airnya!” Allah pun berkata lagi kepadanya,”Wahai anak Adam, bukankah engkau telah bejanji untuk tidak akan meminta yang lainnya?” Tidak Wahai Rabbku, kata laki-laki itu. Kemudian  Allah memberikan udzur kepadanya. Dan Allah mendekatkan laki-laki itu, hingga ia bisa berteduh dibawah pohon tersebut dan ia juga bisa meminum airnya.

Kejadian yang terus berulang hingga pada kali yang ke empat, tatkala laki-laki itu telah berteduh di bawah pohon yang lebih indah dari pohon yang pertama dan ke dua, ternyata di pohon yang dekat sekali dengan pintu Surga itu ia mendengar suara para penghuni Surga. Maka ia berkata kepada Allah, “Ya Rabbi,  masukkanlah aku kedalamnya!”. Mendengar permintaan laki-laki itu Allah berkata lagi kepadanya, “Wahai anak Adam, apa yang  engkau inginkan lagi dariku, apakah engkau ridho jika kuberikan kepadamu dunia dan yang semisalnya?” Maka laki-laki itu menjawab, “Wahai Rabbku apakah engkau mempermainkanku? Padahal engkau adalah Rabbul’alamin?” Tatkala berkata demikian, Allah sambil mentertawakan hamba laki-laki tadi. Subhanallah.

Mutiara Kisah ;

  1. Allah Maha Pemurah dan penyayang, manusia dapat masuk surga karena rahmat-Nya.
  2. Allah punya sifat tertawa. Kita wajib menetapkannya.
  3. Manusia punya sifat kurang bersyukur kepada Allah. Ini adalah sifat yang tidak terpuji.

 

Ditulis oleh      : Hadid Saiful Islam

Artikel              : www.majalah0wildan.wordpress.com


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: